dalam berinvestasi, sebelum membeli saham terlebih dahulu Kita harus tahu bagaimana kinerja perusahaan , berikut langkah singkat dalam menentuka kualitas perusahaan :
- Tentukan Perusahaan yang mau Kita analisa, untuk pemula bisa mulai dengan perusahaan yang produknya dipakai sehari hari, atau bisa juga perusahaan yang terkenal. produk yang kita pakai memberi gambaran tentang bisnis/bidang usaha perusahaan tersebut. untuk kode perusahaan bisa dicari melalu mesin pencari seperti google. sebagai contoh BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, ICBP, TLKM, ASII, UNVR dlsb.
- Laporan Keuangan, laporan keuangan merupakan informasi tentang bagaimana kinerja perusahaan pada periode tertentu, laporan keuangan diterbitkan setiap triwulanan. informasi yang kita dapat diantaranya laporan aset, liabilitas, ekuitas, laporan laba rugi dan laporan arus kas. untuk prusahaan yang terdaftar di BEI bisa melihat disini.
- Laporan Tahunan, berisi informasi tentang profil perusahaan, bidang usaha, direksi, dan strategi serta evaluasi perusahaan secara lengkap. untuk laporan tahunan bisa didapat pada link diatas.
- Materi Public expose, setiap tahun perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia melakukan semacam presentasi kepada publik yang boleh diikuti siapa saja tentang kinerja perusahaan selama satu tahun tertentu, untuk mater public expose bisa dicek disini, dibawah merupakan contoh public expose dari perusahaan Sampoerna Agro.
- Laporan hasil public expose, informasi yang bisa kita dapat diantaranya adalah hasil tanya jawab dengan direksi, salah satu pserta yang paling sering bertanya adalah wartawan, pertanyaan biasanya terkait kinerja perusahaan dan langkah apa yang akan diambil direksi terkait permasalahan tertentu.
- Prospektus, dalam hal perusahaan masih IPO (initial Public Offering) atau masih akan listing saham di Bursa efek, dokumen yang perlu Kita baca adalah Prospektus, informasi yang bisa kita dapat diantaranya rencana penggunaan dana, jumlah saham yang akan listing, harga penawaran.
- laporan pemegang saham, informasi yang bisa didapat antara lain pemegang saham pengendali, pemegang saham diatas 5% dan informasi jumlah saham beredar.
- Direksi perusahaan dan track record kinerja mereka, perusahaan yang bagus selalu dipimpin oleh orang orang yang kompeten. disini Kita bisa lihat profil singkat direksi berdasarkan berita media masa, apakah orang terkait pernah mempunyai kasus hukum atau tidak.
- pergerakan harga saham historis, hanya karena harga saham sudah penah tinggi, bukan berarti di masa mendatang akan terus naik lagi. salah satu pendorong utama kenaikan harga saham adalah fundamental perusahaannya, berikutnya adalah minat investor, terkadang meski perusahaan secara fundamental biasa biasa saja namun tetap bisa naik tinggi harganya jika banyak investor yang minat terhadap saham tersebut, berikutnya makroekonomi dan geopolitik serta IHSG itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar